// //

PERJALANAN KE GUNUNG BROMO

Wisata Bromo, Paket Tour Bromo MalangPerjalanan menuju Gunung Bromo akan menjadi sebuah petualangan yang tak terlupakan. Wisatawan yang mengunjungi Gunung Bromo bukan saja dari dalam negeri namun para turis asing pun tidak ingin melewatkan pemandangan alam pegunungan di Jawa Timur tersebut. Perjalanan menuju ke Gunung Bromo dapat dilakukan sendiri, secara berkelompok, maupun dengan mengikuti paket wisata Bromo.

Menuju Gunung Bromo
Banyak sekali pintu yang dapat dimasuki untuk dapat menuju obyek wisata alam tersebut. Bagi mereka yang dari luar Indonesia dapat memilih rute menuju Bandara Juanda, Sidoarjo lalu melanjutkan dengan jalur darat sampai ke Malang. Jika telah sampai ke Malang, rute selanjutnya yang dapat dipilih adalah menggunakan perjalanan via Probolinggo yang akan berakhir di Cemoro Lawang sebagai pintu masuk Gunung Bromo. Pilihan kedua adalah dengan menggunakan mobil Jeep langsung ketika telah sampai di Malang. Bagi mereka yang berani dan terbiasa dapat menggunakan sepeda motor untuk menuju ke  wisata Bromo.

Akomodasi di Gunung Bromo
Setelah sampai di wisata Gunung Bromo, para pengunjung dapat memilih banyak penginapan yang tersebar di sekitar obyek wisata. Beberapa penginapan akan banyak ditawarkan oleh warga ketika pengunjung melewati Desa Ngadisari. Di sana, berbagai jenis penginapan dapat dipilih sesuai dengan keinginan dan budget pengunjung. Beberapa penginapan dalam bentuk hotel dan guesthouse dapat dijumpai di Desa Ngadisari yang hanya berjarak 3 KM dari lereng kawah.

Bagi pengunjung yang ingin sekali mengabadikan pemandangan matahari terbit dengan lebih mudah dapat memilih jenis penginapan di daerah Cemoro Lawang. Berbagai jenis penginapan seperti cottage dan hotel tersedia di Cemoro Lawang dan berada di sana akan mempermudahkan pengunjung apabila ingin segera pergi untuk melihat matahari terbit. Waktu yang digunakan juga tidak terbuang sia-sia seperti jika pengunjung memilih menginap di tempat yang lebih jauh di Tretes atau Malang. Di desa tersebut juga menyediakan persewaan satu rumah bagi mereka yang datang dengan keluarga besar dan ingin berlibur berhari-hari sehingga dapat menghemat biaya. Selain itu, di wisata Bromo Malang tersebut biasanya terdapat calo yang menawarkan jasa untuk mencarikan penginapan bagi para wisatawan.

Meski biasanya harganya akan sedikit lebih mahal karena ditambah biaya jasa calo tersebut namun hal ini akan sangat memudahkan wisatawan khususnya bagi mereka yang belum mengenal area di sana sehingga tidak akan membuang-buang waktu di jalan hanya untuk mencari penginapan. Penginapan-penginapan yang ada dapat memiliki harga beragam yang disesuaikan dengan fasilitas yang ditawarkan. Beberapa pengunjung ada yang memilih penginapan dengan fasilitas air panas karena tidak kuat dengan hawa dingin di Gunung Bromo. Bagi yang tidak kedapatan penginapan berfasilitas air panas atau tidak memiliki budget lebih biasanya melewatkan mandi karena tidak tahan dengan airnya yang dingin. Beberapa wisatawan asing juga ada yang lebih memilih tidur dengan membuka tenda daripada menyewa penginapan. Tenda-tenda dapat dibangun di area penanjakkan Gunung Bromo. Keunggulan tenda sendiri selain dapat menghemat biaya, mereka juga akan dapat langsung menikmati pemandangan ketika matahari terbit karena posisi pendirian tenda yang strategis.

Keliling Gunung Bromo
Berkeliling di sana dapat dilakukan dengan berbagai cara. Selain berjalan, cara yang paling umum dilakukan adalah dengan menyewa mobil Jeep. Dengan Jeep, pengunjung dapat lebih cepat menjelajah area-area di Gunung Bromo. Perjalanan Bromo tour juga tidak akan melelahkan seperti jika berjalan kaki. Area-area yang biasanya dikunjungi oleh wisatawan adalah kawah Bromo, area penanjakkan tempat melihat matahari terbit, serta pasir berbisik. Bagi penggemar film Indonesia, tidak asing mendengar istilah ini karena memang area yang akan dikunjungi tersebut adalah lokasi syuting film Pasir Berbisik. Beberapa agen travel Bromo biasanya telah menyertakan rangkaian area tersebut di dalam paket yang dapat dipilih oleh para wisatawan. Perjalanan ini akan membuat liburan Bromo para pengunjung menjadi semakin sulit untuk dilupakan sehingga akan membuat mereka datang untuk berlibur kembali.