// //

Kegiatan Paket Wisata Bromo

Selain melihat matahari terbit atau tenggelam di Gunung Bromo, paket wisata Bromo lainnya menyediakan berbagai jenis kegiatan yang bisa dilakukan selama mengambil liburan di Gunung Bromo dan kawasan sekitarnya. Para wisatawan bisa memilih akan melakukan kegiatan apa tergantung kepada paket yang dipilih dan lamanya waktu yang dihabiskan untuk berlibur serta menikmati keindahan Gunung Bromo dari berbagai arah dan berbagai hal yang ada di sekitarnya.

Kegiatan Paket Wisata Bromo
Berkuda biasanya sudah ada di dalam paket wisata Bromo yang diambil oleh para wisatawan dari berbagai daerah. Berkuda merupakan salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di atas hamparan pasir luas di dekat kaki Gunung Bromo. Banyak yang menikmati kegiatan berkuda ini karena kuda yang digunakan pun bukanlah kuda kuda yang besar atau yang tinggi tetapi kuda khas Gunung Bromo yang dimiliki oleh suku Tengger, yang merupakan suku yang asli mendiami wilayah Gunung Bromo dan sekitarnya. Kuda kuda tersebut disewakan dengan harga yang sesuai dengan yang ditawarkan. Para wisatawan bisa melakukan negosiasi untuk mendapatkan harga yang paling pas.

Jika kemudian wisatawan tidak suka kegiatan berkuda, bisa juga menyewa mobil untuk mengunjungi beberapa spot dan area wisata di Gunung Bromo. Kendaraan yang bisa digunakan selain kuda ialah mobil jeep yang akan mengantarkan para wisatawan untuk mencapai berbagai objek wisata di sekitar Gunung Bromo yang tidak mungkin digapai dengan berjalan kaki. Ada paguyuban Jeep Bromo yang bisa diminta jasanya dalam hal menyediakan jeep yang bisa ditemui di dekat pintu masuk Taman Nasional Bormo Tengger Semeru. Banyak jeep yang akan mengantarkan para wisatawan kemana pun mereka mau dengan guide yang berpengalaman.

Dalam paket wisata Bromo  pun bisa ditentukan pilihan rute yang bisa diambil ketika akan berjalan jalan menggunakan kendaraan jeep. Semakin banyak rute yang ingin ditempuh maka biayanya pun akan semakin besar. Namun biaya tersebut bisa dibagi sesuai dengan jumlah penumpang yang menggunakan kendaraan jeep tersebut. Rute yang bisa diambil misalnya dengan berjalan jalan ke kawasan masyarakat Tengger yang merupakan masyarakat yang mendiami kawasan wisata Gunung Bromo. Wisatawan bisa melihat festival Kasodo yaitu peringatan dan bentuk rasa syukur masyarakat Tengger terhadap berkat dari Yang Maha Kuasa atas panen yang berlimpah dan dijauhkan dari bencana.

Di kawasan Gunung Bromo pun terdapat sebuah pura yang merupkaan tempat suci bagi masyarakat Tengger. Di pura tersebut selalu dilaksanakan beberapa upacara setiap tahunnya. Juga bisa menjadi tempat Ibadah masyarakat di sana yang memeluk agama Hindu. Ada banyak legenda yang terkait dengan adanya pura di sana. Beberapa mengatakan bahwa suku Tengger merupakan suku yang terasingkan dari sebuah kerajaan lalu membuat sebuah masyarakat sendiri di sekitar Gunung Bromo.

Untuk dapat menggapai tempat wisata Gunung Bromo, dari Bandara Ir. Juanda, Surabaya para wisatawan bisa langsung memesan kendaraan yang akan mengantarkan para wisatawan ke tempat wisata Gunung Bromo. Akan lebih memudahkan jika wisatawan tersebut menggunakan dan memilih paket wisata Bromo. Alternatif lainnya bisa menempuh perjalanan ke Gunung Bromo dari Surabaya lalu ke Pasuruan, Wonokitri, lalu tibalah di taman wisata Gunung Bromo. Untuk perjalanan tersebut diperlukan waktu sekitar 2 hingga 3 jam perjalanan. Beberapa paket untuk wisata Gunung Bromo bisa juga melewati Malang, dan beberapa kota yang merupakan wilayah yang berada di dekat Bromo.