// //

Pura Luhur Poten Gunung Bromo, Tempat Semedi Suku Tengger

pure di gunung bromo, wisata bromoPura Luhur Poten Gunung Bromo berada di tengah tengah hamparan lautan pasir yang mempunyai luas 5.250 hektar di ketinggian 2392 m dpl. Pura Luhur Poten sendiri dijadikan tempat peribadatan penduduk tengger, yang mayoritas disana  beragama Hindu. Hari raya umat Hindu dan acara sakral hari besar seperti kasada bromo juga di laksanakan di pura dimana dipercaya sebagai tempat beristananya Dewa Brahma. Pura luhur poten mempunyai tiga kategori mandala yaitu
1. Mandala Utama yaitu tempat di dalamnya terdapat padma (tempat pemujaan)
2.Mandala Madya berada di tengah digunakan tempat persiapan pengiringan upacara adat suku tengger
3.Mandala Nista yaitu tempat peralihan dari luar ke dalam pura
Setiap zona atau mandala bangunan masih kental dengan budaya Jawa dan Bali, hal ini dapat kita lihat dari pintu depan maupun corak arsitekturnya.

Wisata Gunung Bromo itu uniknya disini, mempunyai pura luhur poten disampingnya menjulang tinggi gunung batok. Dikelilingi oleh bukit dan lautan pasir jarak pandang apabila dari kejauhan nanpak seperti menara mini. Di depan pura luhur poten langsung berhadapan oleh kawah bromo, tidak terlalu dekat memang tetapi semua itu mempunyai makna yang mistis. Penduduk lereng gunung bromo percaya keberadaan pure luhur poten akan mendapatkan berkah. Dijadikan tempat persembahyangan yang diyakini akan menghadirkan Sang Hyang Widhi Wasa sebagai sang pencipta.

Objek wisata bromo kaya akan budaya, disini kita bisa menyimpulkan berdirinya pura luhur poten di bromo sebagai tanda Indonesia memiliki beribu macam suku dan budaya. Berbagai negara di luar negeri mempercayai Indonesia menjadi negara yang agraris, masyarakat yang penuh kesopanan adat ketimuran dan memegang teguh budaya yang di warisi oleh nenek moyang mereka. Pengukuhan ini membuat masyarakat suku tengger khususnya di gunung bromo menjadi percaya diri dan akan melestarikan untuk anak cucu mereka.

Standing applausse mendengar tentang kepedulian dan kerukunan penduduk di lereng gunung bromo, karena saat ini jarang sekali kita mendengar masyarakat yang masih peduli terhadap sejarah keberadaan suatu tempat dimana disitu mempunyai makna lebih. Seperti bangunan pura luhur poten di bromo yang sampai saat ini masih terawat dan berdiri kokoh di tengah lautan pasir gunung bromo.