// //

Air Terjun Coban Rondo - Wisata Malang Kota Batu

Wisata Malang Batu
Air Terjun Coban Rondo - Wisata Malang Kota Batu - Jika kita berbicara tentang wisata Malang dan Kota Batu memang tidak akan ada habisnya. Kali ini terdapat air terjun Coban Rondo yang terletak di Desa Pandesari Kecamatan Pujon Kab. Malang Jawa Timur. Air terjun ini memiliki ketinggian mencapai 84 meter, dan berada di ketinggian sekitar 1.135 dari permukaan laut. Air yang mengalir dari atas cukup deras dan jernih karena berasal dari sungai Cemoro Dudo aliran lereng Gunung Kawi. Lokasinya berada di hutan pinus penuh ke alamian yang menjadi ciri khas Kota Batu Malang, penuh kesejukan karena suhu udara masih di bawah 20 derajat celcius.

Rute jalan menuju ke air terjun Coban Rondo sangatlah mudah, dari arah Batu menuju ke Kediri di situ akan terdapat jajanan khas kaki lima di pinggir jalan di kenal dengan tempat sate kelinci. Dari belokan jalan sedikit menanjak ada patung sapi besar, belok kearah kiri sudah terdapat papan Air Terjun Coban Rondo. Anda akan di kenai tiket sebesar 12.500 rupiah, karena masih berada dalam kawasan KPH Perum Perhutani Malang. Dari portal tiket masuk air terjun Coban Ronda kendaraan masih bisa masuk sampai ke tempat parkir, di tempat parkir ini begitu luas dan banyak jajanan kaki lima yang menyediakan aneka jajanan dan minuman.

Air Terjun Coban Rondo memiliki sejarah yang di ambil dari salah satu kejadian di masa kerajaan pada jaman dahulu kala. Konon ada sepasang suami istri baru menikah, antara Dewi Anjarwati dengan Raden Baron Kusumo. Mempelai wanita berasal dari Gunung Kawi, Sedangkan mempelai pria berasal dari Gunung Anjasmoro. Keduanya menikah menginjak hari ke 36, mempelai wanita ingin sekali berkunjung ke Gunung Anjasmoro dimana menjadi asal dari mempelai pria. Kedua orang tua sempat melarang niatan dari Dewi Anjarwati tersebut, namun masih bersikeras untuk pergi. Sesampai di tengah perjalanan, ada seorang pemuda bernama Joko Lelono melihat kecantikan Dewi Anjarwati merasa ingin memilikinya. Terjadilah pertempuran dengan suaminya, singkat cerita keduanya meninggal dalam duel sengit tersebut.

Nah, Air terjun Coban Rondo sendiri diambil dari kata Rondo yang berasal dari bahasa Jawa artinya Janda. Di bawah air terjun memang terdapat batu besar sampai sekarang masih ada, batu itu dulu menjadi tempat persembunyian dan Dewi Anjarwati ketika suaminya bertempur dengan Joko Lelono yang pada akhirnya keduanya tewas. Batu di bawah air terjun Coban Rondo bukan hanya menjadi persembunyian Dewi Anjarwati, konon juga menjadi tempat bertapa janda tersebut sebagai rasa bersalah kepada kedua orang tua yang sempat melarang kedua mempelai bepergian sebelum hari pernikahannya belum mencapai ke 40 hari.