// //

Kasada di Bromo, Ritual Adat Budaya Suku Tengger Bromo

Kasada di Gunung Bromo - Upacara adat suku tengger Bromo adalah bagian dari ritual tahunan yang dilaksananakan di kawah Bromo. Berbeda dengan hari raya karo yang berada dalam lingkup rumah ke rumah. Yadnya Kasada di Bromo ini dilaksanakan pada hari ke 14 bulan Kasada, yaitu khusus kalender Hindu. Biasanya pada pertengahan bulan Agustus, Ritual Kasodo atau Kasada di Bromo dilaksanakan dengan di pimpin oleh ketua adat atau sesepuh suku tengger.

kasada gunung bromoFungsinya apa ce upacara kasada di bromo itu?
Setiap agama pasti mempunyai kepercayaan yang berbeda beda antara agama satu dengan agama lainnya, di Indonesia punya 6 agama yang di anut. Di bromo atau di sebut juga suku tengger  kebanyakan masyarakatnya menganut agama Hindu. Menurut masyarakat suku tengger ini Upacara Kasada merupakan ritual terpenting pada setiap tahunnya. Tidak ada satupun di bromo yang berani melawan adat istiadat yang di warisi oleh nenek moyang mereka dulu, karena masyarakat tengger percaya akan mendapat balasan dari Sang Hiyang Widhi.

Tempat Upacara Kasada dilaksanakan di Pura Luhur Poten  pada waktu tengah malam, tepatnya jam 00.00 WIB. Setelah selesai melakukan ritual yang di pimpin oleh ketua adat suku tengger, mereka beriringan berjalan menuju ke kawah bromo. Dengan berjalan kaki sejauh 1 km, dan membawa sesajen dan hasil bercocok tanam dan ternak. Mereka percaya dengan membawa hasil bumi dari hasilnya selama satu tahun, akan mendapatkan hasil bumi yang melimpah.

Perayaan upacara adat kasada di bromo banyak mendatangkan para turis mancanegara, karena ritual ini dibilang hanya terjadi di Gunung Bromo. Pada bulan agustus juga bertepatan hari liburan, wisatawan yang datang selain melihat keindahan wisata di bromo juga dapat menyaksikan tradisi upacara Kasada Bromo. Itulah pentingnya menjaga budaya dan tradisi sejarah dari nenek moyang kita demi menjadikan negara yang kaya akan adat istiadat.